Kamis, 18 Juni 2015

rangkuman manusia dan keindahan


BAB II
Manusia dan Keindahan

Ø  Rangkuman

A.Keindahan

Kata keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, elok, cantik dan sebagainya. Benda yang mempunyai sifat indah ialah hasil seni, pemandangan alam, manusia, rumah, tatanan, perabot rumah tangga, suara, warna, dan sebagainya. Keindahan tak dpaat dipisahkan dari kehidupan manusia.
Keindahan adalah identik dengan kebenaran. Keduanya mempunyai nilai yang abadi, dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Sudah tetntu kebenaran disini bukan kebenaran ilmu, melainkan kebenaran menurut kaidah konsep seni.

a)       Apakah keindahan itu?
Keindahan itu suatu konsep abstrak yang tidak dapat dinikmati karena tidak jelas. Keindahan itu akan bisa dinikmati jika dihubungkan dengan suatu bentuk.
Menurut cakupannya orang harus membedakan antara keindahan sebagai suatu kwalita abstrak dan sebagai suatu benda tertentu yang indah. Keindahan terdapat pula perbedaanya menurut luasnya pengertian, yaitu:
a.       Keindahan dalam arti yang luas
b.       Keindahan dalam arti estetis murni
c.       Keindahan dalam arti terbatas dalam hubungannya dengan penglihatan

b)      Nilai Estetik
Dalam rangka teori umum tentang nilai The Liang Gie menjelaskan bahwa pengertian keindahan dianggap sebagai salah satu jenis nilai seperti halnya nilai moral, nilai ekonomik, nilai pendidikan, dan sebagainya. Nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan disebut nilai estetik.
Tentang nilai itu ada yang membedakan antara nilai subyektif dan nilai obyektif, atau ada yang membedakan nilai perseorangan dan nilai kemasyarakatan. Tetapi penggolongan yang penting adalah nilai ekstrinsik dan nilai intrinsik.


c)       Apa Sebab Manusia Menciptakan Keindahan?
Keindahan itu pada dasarnya adalah alamiah. Alam ciptaan Tuhan. Ini berarti bahwa keindahan itu ciptaan Tuhan. Alamiah artinya wajar, tidak berlebihan tidak pula kurang.
Pengungkapan keindahan dalam karya seni didasari oleh motivasi tertentu dan dengan tujuan tertentu pula. Motivasi itu dapat berupa pengalaman atau kenyataan mengenai penderitaan hidup manusia, mengenai kemerosotan moral, mengenai perubahan nilai-nilai dalam masyarakat, mengenai keagungan Tuhan, dan banyak lagi lainnya. Kegunaan bagi manusia secara kodrati.

d)      Keindahan Menurut pandangan Romantik
Dalam buku AN Essay on Man (1954), Ems Cassirer mengaakan bahwa arti keindahan tidak bisa pernah selesai diperdebatkan. Meskipun demikian, kita dapat menggunakan kata-kata penyair romantik John Keats (1795-1821) sebagai pegangan. Dalam Endymion dia berkata:
A thing of beuty is a joy forever
Its loveliness iscreases; it will never pass into nothingness
Mengenai keindahan, Coleridge mengutip Shakespeare (1564-1616) dalam karyanya midsummer night; Thing base and vile holding no quality/ love can transpose to form and dignity”, yaitu sesuatu yang rendah dan tidak mempunyai nilai, dapat berubah dan menjadi berarti.

B.Renungan

Renungan berasal dari kata renung; artinya diam-diam emikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam. Renungan adalah hasil merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori, yaitu:

a)       Teori Pengungkapan
Dalil dari teori ini ialah bahwa “Art is an expression of human feeling”. Teori ini terutama bertalian dengan apa yang dialami oleh seorang seniman ketika menciptakan suatu karya seni.
Tokoh teori ekspresi yang paling terkenal ialah filsuf Italia Benedeto Croce (1886-1952) dengan karyanya yang telah diterjemahkan kedalam bahasa Inggris “aesthetic as Science of Expresion and General Linguistic”. Beliau antara lain menyatakan bahwa seni adalah pengungkapan dari kesan-kesan.


b)      Teori Metafisik
Teori seni yang bercorak metafisis merupakan salah satu teori yang tertua, yakni berasal dari Plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagian membahas estetik filsafati, konsepsi  keindahan dari teori seni. Dalam jaman modern suatu teori seni lainnya yang juga bercorak metafisis dikemukakan oleh filsuf Arthur Schopenhauer (1788-1860). Menurut beliau seni adalah suatu bentuk dari pemahaman terhadap realita. Dan realita yang sejati adalah suatu keinginan yang sementara.
c)       Teori Psikologis
Teori psikologis ialah teori yang memandang seni sebagai suatu lambang atau tanda dari perasaan manusia. Seni merupakan semacam permainan menyeimbangkan segenap kemampuan mental manusia berhubungan dengan adanya kelebihan energi yang harus dikeluarkan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar